Category «Berita»

Pendukung Indonesia Ramaikan Final Indonesia Open 2017

Pendukung Indonesia Ramaikan Final Indonesia Open 2017

Selama empat tahun Indonesia belum bisa keluar dari kekalahan pada Indonesia Open membuat para pendukung sangat mengharapkan Indonesia mewakili untuk meraih gelar juara di Indonesia Open 2017, mengetahui Owi dan Butet dinyatakan lolos kebabak final maka para supporter berbondong-bondong memberikan semangat kepada dua pasangan yang sudah banyak meraih gelar juara diluar negeri tersebut.

 

Pendukung Indonesia penuhi Jakarta Convention center sejak siang

Meskipun para pendukung tahu bahwa Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir akan tampil dipertandingan terakhir, namun para pendukung telah memenuhi JCC sejak siang hari. Seperti yang dipantau oleh detiksport, dimulai sejak siang pukul 14:00 Wib, JCC telah mulai didatangi oleh para supporter dari Indonesia yang memberikan dukungan kepada Owi dan Butet agar mampu meraih gelar juara pada Indonesia Open 2017.

 

Saat ditanya alasan para pendukung dari Indonesia datang mulai siang hari, maka para pendukung menjawab karena memang sengaja datang lebih awal ke JCC untuk mendapat tempat yang sangat nyaman pada saat menyaksikan Owi dan Butet tampil meskipun mereka akan tampil dipartai terakhir dari 5 pertandingan final tersebut. Dengan posisi yang nyaman maka sangat mudah bagi pendukung untuk memberikan semangat kepada Owi dan Butet saat tampil nanti melawan pasangan dari China Zheng Siwei/Chen Qingchen.

 

Para supporter juga menyebutkan bahwa mereka semua mendukung Owi dan Butet dan sengaja datang ke JCC lebih cepat agar mereka dapat tempat. Sebab jika datang saat Owi dan Butet bertanding nantinya bisa rebutan karena dalam tiket tidak ada nomor bangku sehingga saat Owi dan Butet bertanding akan ricuh mencari tempat duduk, oleh karena itu, mereka rela datang mulai siang hari untuk mendukung Owi dan Butet. Bahkan para pendukung Owi/Butet membeli tiket VIP agar dapat memberikan semangat dengan posisi yang tepat dengan Owi dan Butet saat bertanding.

 

Dan salah satu supporter Indonesia yang bernama Budi juga menyebutkan bahwa dirinya menyukai fasilitas yang ada di Jakarta convention Center, namun untuk para pendukung mulai dari area permainan serta jarak dari tempat duduk satu dan yang lainnya terlalu sempit sehingga lumayan menyusahkan ruang gerak antar pendukung saat memberikan semangat kepada Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

 

Selebriti ikut jadi pendukung Indonesia Jakarta Convention center

Saat Indonesia Open 2017 menjalankan babak final, Maliq dan D’Essesntials di dapuk untuk membuka pertandingan puncak tersebut sebagai hiburan. Pertandingan pertama dari Indonesia Open mempertandingkan dari sektor ganda putri yang mempertemukan antara pasangan Korea Selatan Chang Ye na/Lee So Hee melawan pasangan China Chen Qingchen/Jia Tifan.

 

Dan pertandingan kedua mempertandingkan dari sektor tunggal putra yang mempertemukan antara Kidambi Srikanth dari india melawan Kazumasa Sakai dari Jepang. Serta dari pertandingan ketiga mempertandingkan dari sektor tunggal putri yang mempertemukan antara Sung Ji Hyun dari Korea Selatan melawan Sayaka Sato dari Jepang.

pertandingan keempat mempertandingkan dari sektor ganda putra yang mempertemukan antara Li Junhui/Liu Yuchen dari China melawan Mathias Boe/Dacarsten Mogennsen dari Denmark. Dan partai pamungkas ditutup oleh pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang berhadapan dengan pasangan China Zheng Siwei/Chen Qingchen.

 

Namun sebelum semua pemain  dari semua sektor tersebut bertanding, JCC lebih dulu di buka oleh hiburan dewa poker dari Malik dan D’Essentials. Malik CS menjadi band penghibur pada acara final yang dimulai sejak pukul 14:00 Wib, Malik Cs membawakan 4 lagu.

Upaya Rekonsiliasipilkada Di Media Sosial Pada Masyarakat DKI Jakarta

Upaya Rekonsiliasipilkada Di Media Sosial Pada Masyarakat DKI Jakarta

Pemenang pilkada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengimbau supaya warga DKI Jakarta dapat menahan diri untuk tidak membuka media sosial untuk sementara waktu dahulu. Hal ini dengan tujuan agar proses rekonsiliasi setelah Pilkadamasyarakat DKI Jakarta dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada pihak yang berselisih baik secara nyata maupun dalam media sosial.

Fokus Rekonsiliasi warga DKI Jakarta setelah pilkada

Gubernur baru ini, mengakui bahwa proses rekonsiliasi menjadi fokusnya bersama wakilnya yakni Sandiaga Uno setelah Pilkada DKI Jakarta. Menurut mereka bahwa, proses ini sangat penting untuk menyatukan kembali warga DKI Jakarta setelah proses berpolemik keras selama Pilkadadi laksanakan. Apabila tidak ada upaya Judi Online ini maka perselisihan antar warga akan terus berlangsung, hal itu sangat tidak di inginkan oleh keduanya. Mereka ingin menyatukan masyarakat DKI Jakarta seperti sebelumnya tanpa ada sekat baik dari luar maupun dari dalam. Penyatuan ini tidak lain di lakukan untuk memperkuat pertahanan negara Indonesia, karena pada dasarnya apabila masyarakatnya rukun dan bersatu maka negara pun aman dan tentram.

Menurutnya bahwa polarisasi akibat pemilu bukan hanya terjadi di Jakarta saja, melainkan di seluruh dunia. Hampir semua negara dan daerah mengalami hal yang sama, untuk itu perlu adanya peredaman dari salah satu pihak. Bahkan pemilihan presiden di Amerika pada bulan November, sampai sekarang masih belum usai panasnya. Karena itu, Anies berpendapat bahwa proses rekonsiliasi usai Pilkadadi DKI Jakarta 2017 memang akan memakan proses panjang yang tidak dapat berlangsung secara cepat. Semua memang butuh proses yang paling penting masing-masing pihak harus saling menjaga, jangan sampai saling menjatuhkan demi negara Indonesia.

Pertemuan Anies dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Satu hari setelah Pilkada putaran kedua, Anies menemui rivalnya di Pilkada DKI, Cagub petahanaBasuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota Jakarta. Keduanya sepakat untuk berkomitmen dalam menciptakan rekonsiliasi di DKI Jakarta serta membahas penyelarasan program dan anggaran.

Sementara itu, wakil gubernur Sandiaga juga menemui Cawagub petahana Djarot Saeful Hidayat di Restoran Meradelima pada tanggal 26 April 2017. Mereka juga membahas tentang upaya rekonsiliasi setelah Pilkada DKI Jakarta. Keduanya telah saling menerima dan bertemu dalam keadaan yang baik bahkan menciptakan komitmen yang sama dengan yang di bahas anies bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Walaupun pertemuan antara kedua belah pihak tersebut sudah berlangsung, ketegangan di media sosial belum juga reda. Masing-masing pendukung keduanya masih gemar untuk saling berpolemik. Karena hal tersebut, membuat Pakar politik FISIP UIN Jakarta (Robi Sugara) menilai bahwa ketegangan di media sosial memang lebih sulit untuk disudahi daripada di dunia nyata, faktor penunjangnya yakni media sosial banyak akun anonim yang memainkan peran memanaskan suasana.

Robi berpendapat bahwa tim pemenangan Anies-Sandiaga dan Ahok-Djarot perlu adanya kesepakatan untuk tidak lagi saling berselisih. alasannya karena dalam pemilihan pasti ada yang menang dan yang kalah. Salah satu pihak harus dapat menerima hal itu karena merupakan keputusan Togel hongkong bersama dan memang hasilnya dalam prosesnya sudah banyak saksi yang melihat bahwa tidak ada kecurangan. Seharusnya mereka harus bisa saling membagi konten positif untuk meredakan ketegangan di media sosial. Demikian ulasan tentang keadaan di media sosial setelah pilkada di laksanakan oleh masyarakat DKI Jakarta, semoga bermanfaat terimakasih.