Upaya Rekonsiliasipilkada Di Media Sosial Pada Masyarakat DKI Jakarta

Upaya Rekonsiliasipilkada Di Media Sosial Pada Masyarakat DKI Jakarta

Pemenang pilkada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengimbau supaya warga DKI Jakarta dapat menahan diri untuk tidak membuka media sosial untuk sementara waktu dahulu. Hal ini dengan tujuan agar proses rekonsiliasi setelah Pilkadamasyarakat DKI Jakarta dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada pihak yang berselisih baik secara nyata maupun dalam media sosial.

Fokus Rekonsiliasi warga DKI Jakarta setelah pilkada

Gubernur baru ini, mengakui bahwa proses rekonsiliasi menjadi fokusnya bersama wakilnya yakni Sandiaga Uno setelah Pilkada DKI Jakarta. Menurut mereka bahwa, proses ini sangat penting untuk menyatukan kembali warga DKI Jakarta setelah proses berpolemik keras selama Pilkadadi laksanakan. Apabila tidak ada upaya Judi Online ini maka perselisihan antar warga akan terus berlangsung, hal itu sangat tidak di inginkan oleh keduanya. Mereka ingin menyatukan masyarakat DKI Jakarta seperti sebelumnya tanpa ada sekat baik dari luar maupun dari dalam. Penyatuan ini tidak lain di lakukan untuk memperkuat pertahanan negara Indonesia, karena pada dasarnya apabila masyarakatnya rukun dan bersatu maka negara pun aman dan tentram.

Menurutnya bahwa polarisasi akibat pemilu bukan hanya terjadi di Jakarta saja, melainkan di seluruh dunia. Hampir semua negara dan daerah mengalami hal yang sama, untuk itu perlu adanya peredaman dari salah satu pihak. Bahkan pemilihan presiden di Amerika pada bulan November, sampai sekarang masih belum usai panasnya. Karena itu, Anies berpendapat bahwa proses rekonsiliasi usai Pilkadadi DKI Jakarta 2017 memang akan memakan proses panjang yang tidak dapat berlangsung secara cepat. Semua memang butuh proses yang paling penting masing-masing pihak harus saling menjaga, jangan sampai saling menjatuhkan demi negara Indonesia.

Pertemuan Anies dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Satu hari setelah Pilkada putaran kedua, Anies menemui rivalnya di Pilkada DKI, Cagub petahanaBasuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota Jakarta. Keduanya sepakat untuk berkomitmen dalam menciptakan rekonsiliasi di DKI Jakarta serta membahas penyelarasan program dan anggaran.

Sementara itu, wakil gubernur Sandiaga juga menemui Cawagub petahana Djarot Saeful Hidayat di Restoran Meradelima pada tanggal 26 April 2017. Mereka juga membahas tentang upaya rekonsiliasi setelah Pilkada DKI Jakarta. Keduanya telah saling menerima dan bertemu dalam keadaan yang baik bahkan menciptakan komitmen yang sama dengan yang di bahas anies bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Walaupun pertemuan antara kedua belah pihak tersebut sudah berlangsung, ketegangan di media sosial belum juga reda. Masing-masing pendukung keduanya masih gemar untuk saling berpolemik. Karena hal tersebut, membuat Pakar politik FISIP UIN Jakarta (Robi Sugara) menilai bahwa ketegangan di media sosial memang lebih sulit untuk disudahi daripada di dunia nyata, faktor penunjangnya yakni media sosial banyak akun anonim yang memainkan peran memanaskan suasana.

Robi berpendapat bahwa tim pemenangan Anies-Sandiaga dan Ahok-Djarot perlu adanya kesepakatan untuk tidak lagi saling berselisih. alasannya karena dalam pemilihan pasti ada yang menang dan yang kalah. Salah satu pihak harus dapat menerima hal itu karena merupakan keputusan Togel hongkong bersama dan memang hasilnya dalam prosesnya sudah banyak saksi yang melihat bahwa tidak ada kecurangan. Seharusnya mereka harus bisa saling membagi konten positif untuk meredakan ketegangan di media sosial. Demikian ulasan tentang keadaan di media sosial setelah pilkada di laksanakan oleh masyarakat DKI Jakarta, semoga bermanfaat terimakasih.